PIRAMIDA.ID- Dalam rangka peringatan Hari Pariwisata Sedunia yang jatuh pada 27 September 2021, GMKI Cabang Morotai bersama Pengurus Pusat GMKI melakukan pertemuan diskusi dengan Dinas Pariwisata dan beberapa pelaku usaha (investor) melalui ‘Coffe Audiens’ yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Maret 2021 pukul 20.00-23.00 di Resto Marahai Villa, Desa Juanga.
Coffee Audiens ini bertujuan untuk mencurahkan ide dan gagasan sebagai referensi menuju seminar internasional yang akan dilaksanakan pada September mendatang. Selanjutnya melakukan kesepakatan bersama antara GMKI Cabang Morotai dan Dinas Pariwisata Kab. Pulau Morotai untuk melakukan seminar internasional pada peringatan Hari Pariwisata Sedunia.
Karena itu, topik dari audiens itu mencurahkan ide dan gagasan tentang “Menakar Potensi Destinasi Pariwisata Internasional di Kawasan Bibir Pasifik Sebagai Aset Strategis Jalur Perdagangan Indonesia Timur”.

Mengingat Kab. Pulau Morotai memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa, oleh karena itu sebagai bentuk sumbangsih ide dan konsep kepada daerah dan masyarakat yang diberikan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Morotai dalam memajukan potensi daerah di sektor pariwisata dengan membuat diskusi serta merusmuskan satu kegiatan (konsep) untuk mendukung kerja-kerja dan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor pariwisata.
Keinginan untuk memajukan perekonomian dengan jalur pengembangan destinasi wisata nasional menjadi perhatian pemerintah pusat maupu daerah. Oleh karenanya, Morotai masuk ke dalam 10 destinasi wisata prioritas di Indonesia.
Pulau Morotai dengan julukan “Mutiara di Bibir Pasifik”. Julukan tersebut bukan tanpa alasan sebab lokasinya memang berada di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara yang dikelilingi oleh lautan samudera. Morotai juga terkenal dengan keindahan bawah lautnya dan menyimpan artefak sejarah Perang Dunia II.
Adapun hasil dari audiens itu adalah GMKI Cabang Morotai bersama Dinas Pariwisata Kab. Pulau Morotai bersepakat akan melakukan seminar internasional pada 27 September mendatang. Kadis Pariwisata Kab. Pulau Morotai, Ibu Ida Arsyad sangat mengapresiasi ide dan pikiran dari GMKI Cabang Morotai untuk melakukan seminar internasional tentang pariwisata, sebab pemerintah daerah sangat fokus dalam memajukan sektor pariwisata terlebih-lebih tantangan di era Covid-19 yang melumpuhkan aktivitas manusia khususnya sektor pariwisata.
Respon itu dinyatakan setelah Sekretaris Fungsional Bidang Hubungan Internasional Pengurus Pusat GMKI, Artinus Hulu melakukan presentasi materi di hadapan para pihak yang melakukan audiens. Sementara itu, Koordinator Wilayah XV GMKI yang membawahi 6 cabang GMKI di Maluku Utara, bung Aldrin Tatussy menyatakan bahwa untuk membangun pariwisata Maluku Utara harus dimulai dari Pulau Morotai karena keindahan alam yang ada di sini tidak kalah menarik dengan daerah yang lain.
Selanjutnya bung Refly Lahengking, selaku Ketua Cabang GMKI Morotai sebagai penyelenggara Coffee Audiens menyatakan bahwa, “Pemerintah adalah mitra kritis GMKI. GMKI wajib mendukung dan mengapresiasi kerja-kerja Pemerintah yang baik. Tetapi pula GMKI akan secara tegas mengkritik pemerintah apabila ada kerja-kerja yang tidak pro-rakyat. Karena itu sebagai bukti partisipasi aktif, GMKI melakukan kerjasama dengan Dinas Pariwisata pada peringatan Hari Pariwisata Sedunia di September mendatang.”
Para pihak yang hadir adalah Kadis Pariwisata Kab. Pulau Morotai, Ibu Ida Arsyad; Sekfung Hubungan Internasional Pengurus Pusat GMKI, bung Artinus Hulu; Koordinator Wilayah XV GMKI, Aldrin Tarussy; Badan Pengurus Cabang GMKI Morotai; General Manager Marahai Villa, Bapak Deky Wuy; Kepala SMK Negeri 2 Pulau Morotai, Bpk. Septanus Waduy; Ketua GAMKI Pulau Morotai, bung Hean Rakomele yang juga sebagai anggota DPRD Pulau Morotai; Senior GMKI, Steven Ngongira, serta Bpk. Derwim Tuanger yang turut terlibat dalam kegiatan diskusi tersebut.(*)