PIRAMIDA.ID- Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun menerjunkan puluhan kadernya untuk membantu kelancaran proses ibadah Jumat Agung di beberapa gereja yang menggelar ibadah langsung.
Keterangan ini diperoleh dari Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun Juwita Theresia Panjaitan melalui Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan selaku koordinator tim, Gading S dari Gereja HKBP Jln. Gereja, Jumat, (02/04).
Gading menerangkan pihaknya menurunkan 25 orang kader GMKI yang tersebar di 10 gereja yang berada di inti kota dengan masing-masing: HKBP Jln. Gereja (Armada Simorangkir, Daniel Sinaga, Jessica Purba dan Lenni Marbun), HKI Kantor Pusat (Okta Sianipar, Mervy Lubis, Aprilman Gulo), GKPS Sudirman (Dani Sumbayak, Mega Sumbayak, Nifati Gulo), HKI Martoba (Defi Gulo, Yohannes Manurung), HKBP Siantar Kota (Juwita Panjaitan, Grace Saragi), GKPS Kantor Pusat (Popiana Hutauruk, Omas Bawamenewi), HKBP Parsaoran Nauli (Lidia Manurung, Winda Siahaan), Bala Keselamatan (Natalia Silitonga, Martin Nababan), Gereja Katolik St Stefanus Jln. Sibolga (Diana Simamora, Indra Simarmata) dan Gereja Katolik St Yosef Jln. Bali (Katarina Manurung, Vivi Siahaan, Siska Siburian).
Gading menerangkan kehadiran mereka untuk memperkuat elemen pengamanan yang ada, maka kehadirannya bersifat koordinasi dengan security gereja, TNI-Polri dan organisasi lain, seperti Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang turut melakukan penjagaan.
“Sejauh ini dari laporan yang ada tidak ditemukan kendala yang serius, jemaat bisa melakukan ibadah dengan tertib, jemaat juga terlihat disiplin menerapkan protokol kesehatan saat ibadah,” ujar Gading.
Sementara saat turut jaga di HKBP Siantar Kota, Ketua GMKI Pematangsiantar-Simalungun, Juwita Theresia Panjaitan berharap agar baik ibadah Jumat Agung dan Paskah minggu dapat berjalan tertib tanpa gangguan di wilayah hukum Kota Pematangsiantar.
Juwita Panjaitan juga menerangkan juga tujuan dari diturunkannya anggota GMKI Pematangsiantar-Simalungun ini untuk ikut membantu pengamanan gereja dan untuk menjaga keamanan dan kelancaran ibadah serta membantu pelaksanaan ibadah agar sesuai protokol kesehatan, yang akan disebar di beberapa titik rumah ibadah yang terletak di pusat kota.
Juwita Panjaitan juga mengungkapkan, GMKI adalah anak kandung gereja jadi GMKI turut andil untuk melancarkan kegiatan ibadah Jumat Agung ini. Terlebih situasi saat ini juga sedang marak-maraknya aksi teror yang mengganggu keamanan dan ketentraman toleransi di Indonesia. Untuk itu, imbuhnya, masyarakat harus menghilangkan rasa takut terlebih menahan diri untuk tidak terprovokasi atas aksi itu demi menjaga kekondusifan di masyarakat.
“Semoga jemaat dapat dengan khusyuk melaksanakan ibadah Paskah yang sangat berarti dalam keyakinan iman Kristen ini,” tutup Juwita.(*)