PIRAMIDA.ID- Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (PP IMTSI) sukses melaksanakan agenda organisasi, yaitu serah terima jabatan (sertijab) sebagai pengukuhan atas keberlanjutan hasil Kongres Nasional ke-VII yang mempercayakan saudara Chrysmon Wifandy Gultom sebagai Ketua Umum periode 2022-2024, pada Jumat (27/05/2022).
Dalam kegiatan sertijab tersebut, turut juga diadakan seminar yang telah dipersiapkan dan dihadiri seluruh kader dan alumni Ikatan Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia.
Dalam kegiatan sertijab yang dibuka oleh Ketua Umum, Chrysmon Gultom menyampaikan, IMTSI bukan semata-mata sebagai organisasi yang berdiri bukan tanpa alasan melainkan dilandaskan pada prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi agar harapannya IMTSI mampu menjadi bagian penting dalam mengejawantahkan keilmuannya di tengah-tengah kehidupan sosial.
“Dengan bangga dan hormat kami memperkenalkan IMTSI yang siap menjadi pendorong terciptanya pembangunan infrastruktur yang berkualitas,” ucapnya.

Selanjutnya, ia juga menyoroti rencana pemindahan Ibukota Negara (IKN) di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang harus betul-betul dikawal melalui kajian disiplin ilmu seluruh kader IMTSI. “Sebab pemindahan ibukota negara bukanlah hal yang mudah serta kesiapan terhadap pemberdayaan SDM dan siklus proyek harus diterapkan,” ungkapnya.
Dalam sesi seminar, Hokkop Situngkir dan Sahat Sinurat yang didapuk sebagai narasumber menyampaikan, IMTSI sebagai insan generasi yang mengisi ruang pembangunan harus memahami IKN sebagai sebuah gambaran Indonesia Sentris, di mana keterlibatan seluruh pihak terlihat sejak awal didengungkannya wacana pemindahan Ibukota Negara.
“Kemajuan teknologi seperti BIM rencananya akan diaplikasikan dalam proses pembangunan IKN dan IMTSI harus memberikan pemikirannya tentang menerapkan percepatan pembangunan yang ramah lingkungan,” pungkas Hokkop Situngkir.
Tak lupa, Sahat Sinurat mengatakan bahwa dalam percepatan pertumbuhan nasional, tol laut hadir sebagai pendorong infrastruktur. “Teman-teman IMTSI pun harus melihat Indonesia Sentris dalam seluruh sektor, baik dari darat, laut dan udara,” tukas Sahat dalam pemaparannya.
Dalam closing statement para narasumber berharap IMTSI tetap berdiri sebagai mitra kritis pemerintah.
Di akhir kegiatan sekaligus penyerahan SK kepada Ketua Umum IMTSI, saudara Chrysmon mengatakan dalam prosesnya nanti di Kalimantan Timur akan dibangun ibukota negara, jalan tol, drainase, bendungan dan fasilitas umum lainnya.
“Maka dari itu mulai hari ini hingga selanjutnya IMTSI akan melatih kompetensi seluruh kader agar dapat berkontribusi dalam proses pembangunan, terlebih jika diberi kesempatan melakukan kunjungan proyek dan akan membentuk tim dari IMTSI sendiri dalam mengawal proses pelaksanaan pekerjaan pemindahan ibukota negara,” pungkasnya.(*)